SHARE

primaradio.co.id – Jalur khusus untuk disabilitas tunanetra di Terminal Purabaya masih terbatas. Jalur ubin Braile dengan bentuk ubin timbul ini memanjang hingga lorong terminal dan hanya terbatas di gedung lama.

Menurut Kepala UPT Terminal Purabaya May Ronald, mengatakan bahwa jalur khusus tuna netra ini memang belum menyentuh hingga gedung baru. Selain belum sampai ke gedung baru yang sudah mirip bandara, jalur khusus disabilitas ini juga belum terpasang di jalur kedatangan bus luar kota. Ini membuat penumpang tunanetra dari luar Surabaya belum bisa menikmati fasilitas seperti jalur kedatangan bus kota.

Ronald juga menambahkan, ubin Braile ini juga kerap dijadikan tempat nongkrong para kru bus atau petugas yang biasa menawarkan tiket bus luar kota. Terkadang, banyak barang bawaan juga biasa ditaruh di sana, di jalur khusus disabilitas tuna netra itu. (zum/nji)