SHARE

primaradio.co.id – Rapat Paripurna DPRD Kota Surabaya yang memutuskan masa kerja pansus mihol diperpanjang selama dua minggu, ditanggapi oleh Wakil Wali Kota Surabaya.

Menurut Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana mengatakan bahwa hasil akhir Pansus Raperda Minhol telah keluar dari tujuan awal yang judulnya mengatur atau mengendalikan peredaran minuman beralkohol, bukan melarang apalagi secara total. Sehingga dikhawatirkan akan ditolak Gubernur karena bertentangan dengan peraturan Permendagri.

Whisnu juga menambahkan, apabila raperda mihol nantinya dikembalikan ke Pemkot Surabaya maka akan terjadi blunder. Bahkan sampai saat ini Pemkot Surabaya belum mendapatkan jawaban dari DPRD Surabaya terkait surat resmi Wali Kota Surabaya yang menanyakan hasil Raperda Mihol. (zum/nji)