SHARE
PT KAI perketat pemeriksaan di stasiun (Foto: Humas Daop 8)

primaradio.co.id – Sebagai upaya antisipasi pasca teror bom di beberapa tempat di Surabaya dan sekitarnya yang terjadi belakangan ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya memperketat pengawasan penumpang dan pemeriksaan di seluruh area stasiun dan jalur kereta api. Penjagaan ketat juga dilakukan di objek-objek vital kereta api dengan mengerahkan seluruh personel keamanan yang ada untuk melakukan pemeriksaan yang lebih intensif dari biasanya dengan menggunakan metal detector.

“Ini merupakan langkah antisipasi yang dilakukan PT KAI karena sarana dan prasarana perkeretaapian merupakan objek vital nasional yang penggunaannya banyak diminati masyarakat. Sehingga perlu dilakukan upaya untuk memberi rasa aman bagi para pengguna kereta api,” tutur Gatut Sutiyatmoko, Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya.

Untuk lebih mengoptimalkan pengamanan, tidak hanya mengerahkan petugas keamanan, namun PT KAI Daop 8 Surabaya menugaskan seluruh pegawai untuk turut memeriksa keamanan di stasiun dan jalur kereta api, melakukan pengecekan berkala di seluruh area, memeriksa barang bawaan penumpang, serta melaporkan kejadian dan hal-hal yang mencurigakan.

Gatut mengungkapkan bahwa kewaspadaan tidak hanya harus dilakukan oleh petugas, namun dari seluruh masyarakat pun harus tetap waspada dengan keselamatan dirinya dan sekitarnya. “Kami imbau untuk seluruh penumpang kereta api ikut peduli akan keamanan dan keselamatan bersama, dengan meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap hal-hal yang mencurigakan,” pesan Gatut. (*)